pesonagunung Burangrang tak kalah dengan gunung yang lain yang ada di indonesia. Disini anda bisa menikmati pemandangan yang indah yaitu disisi utara anda b GunungBurangrang via Legok Haji Kembali Dibuka, Ini Syarat Mendakinya. 26 November 2021. Jalur pendakian Gunung Burangrang via Legok Haji resmi dibuka kembali mulai Jumat, 26 Juni 2020. Gunung yang berada di Bandung Utara, Jawa Barat dengan ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut (mdpl) itupun menerapkan persyaratan yang Burangrangadalah sebuah gunung api yang sudah mati atau tidak aktif di Jawa Barat. Gunung ini termasuk salah satu jenis Stratovolcano yang sudah ada sejak Jalur pendakian tersebut adalah Legok Haji, Pos Komando, dan Pangheotan. Setiap jalur pendakian memiliki tantangannya masing - masing. Jalur Legok Haji merupakan salah satu jalur BacaJuga: Informasi Pendakian Gunung Burangrang via Legok Haji, Bandung Barat. POS 3 ke POS 4. Sejenak istirahat di POS 3, sekaligus menyiapkan stamina. Karena konon trek Gunung Salak yang sebenarnya dimulai dari sini. Dan benar saja, beranjak sedikit dari POS 3 kami sudah dihadapkan dengan tanjakan-tanjakan dan jalur yang menyebalkan. . Info Lengkap Pendakian Gunung Burangrang, Summit ke dua di Tanah Bandung Gunung Burangrang merupakan sebuah gunung api mati yang terdapat di bandung, Indonesia. Gunung Burangrang mempunyai ketinggian setinggi meter diatas permukaan laut. Gunung ini merupakan salah-satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda di Zaman Burangrang bersebelahan dengan Gunung Sunda. Gunung ini terletak antara perbatasan bandung, cimahi dan purwakarta, serta juga berseberangan dengan gunung tangkuban sukses mencaai summit bandung pertama, yaitu gunung manglayang, Pada tanggal 5 dan 6 November 2016 kemarin, saya dan kakak saya melakukan pendakian ke gunung burangrang via jalur Legok berdua berangkat dari Jakarta dengan menggunakan sepeda motor, karena memang bermaksud untuk mengirit waktu dan biaya meskipun tenaga cukup terkuras selama Burangrang Dan kali ini, Tim Bm akan menceritakan secara mendetail mengenai catatan pendakian gunung burangrang via legok haji, mulai dari transportasi, simaksi, pendakian, hingga estimasi biaya / Perjalanan Jakarta - Legok HajiSeperti sudah diceritakan sebelumnya, kami mengendarai sepeda motor dari jakarta menuju basecamp legok haji yang berada di kecamatan cisarua. Perjalanan kami melalui jalur kosambi curug dan lalu menuju rute yang kami lalui Jakarta - Karawang - Kosambi Curug - Purwakarta - Jl. Raya Purwakarta - Jl. Cihaliwung - Jl. Raya Cimahi - Belok kiri menuju ke Jl. Kolonel Masturi - Setelah sekitar 40 menit ada Sekolah Polisi Negara SPN Cisarua, ambil arah ke kiri tepat di persimpangan SPN Cisarua. Lalu cari jalan menuju tugu, jalannya agak sempit. Tidak lama dari situ, akan sampai di desa Pasir saya lupa menanyakan soal transportasi umum yang bisa digunakan untuk menuju ke kampung legok haji, pasir langu ini. Tapi saya sempat memperhatikan beberapa kendaraan umum yang bisa menuju burangrang, yang terdekat adalah menggunakan kereta api jurusan stasiun Cimahi, Dari situ, naik angkot warna hijau dan minta turun di pertigaan Jl, Kolonel Masturi. Lalu naik angkot warna kuning dengan pintu di belakang, tapi tanyakan terlebih dahulu apakah bisa antar sampai Sekolah Polisi Negara atau bisa, tarifnya sekitar 10 ribu. Dari pertigaan SPN, tidak ada lagi kendaraan umum. Tapi sepertinya masih bisa menumpang truk pengangkut tanah menuju persimpangan tugu. Lalu dilanjutkan menaiki pick up menuju desa pasir langu. Pendaftaran PendakianUntuk mendaki gunung burangrang, belum ada pengelolanya secara resmi. Bahkan basecamp pun tidak ada. Sebenarnya ada beberapa cabang jalur yang bisa ditempuh saat sudah berada di kampung legok sendiri memilih jalur dekat perkebunan cabai, karena memang saat itu saya kurang paham dengan jalur yang biasa digunakan pendaki. Akhirnya saya bertemu dengan satu rumah terakhir sebelum sinilah saya bertemu dengan seorang kakek yang biasa mengantar para pendaki gunung burangrang ke jalur pendakian cepat tanpa melewati tanah mati. Tarifnya Rp. sebenarnya seikhlasnya karena beliau hanya mengantar beberapa puluh meter Pendakian Gunung BurangrangAwal PendakianSetelah kami packing ulang barang bawaan kami, kami langsung diantar kakek tersebut menuju jalur pendakian legok haji. Kami dituntun menuju jalur pendakian yang lebih cepat katanya, karena tanpa melewati jalur tanah setelah sekitar 10 menit berjalan, kami dilepas di sebuah area padang ilalang yang biasa digunakan untuk tempat makan hewan dari padang tersebut, kami berjalan menuju trek berikutnya. Perlu diketahui bahwa di jalur pendakian legok haji ini tidak ada petunjuk arah ataupun penanda POS. Jadi hanya jalan setapak yang sudah ada. Kami sangat berterimakasih kepada kakek tersebut, karena memang di awal trek tersebut beliau mengantar kami, kalau tidak diantar mungkin kami sekitaar 20 menit kami mendaki, tantangan awal pendakian gunung burangrang sudah terasa. Kami ditantang oleh jalur pendakian yang mengharuskan kami berjalan merangkak!Yap, hal itu terpaksa dilakukan karena memang disisi kiri dan kanan ditumbuhi tanaman liar yang berduri tajam yang menjalar sampai ke atas treknya cukup sulit dan menghabiskan waktu yang cukup lama dengan jarak tempuh sekitar 100 meter. Kaos dan tas carrier yang saya gunakan juga sampai robek, juga tangan yang menimbulkan beberapa luka karena terkena duri tanaman lepas dari tantangan pertama, jalur pendakian burangrang selanjutnya tidak terlalu menanjak. Tapi jalanannya tidak ada penunjuk arah sehingga agak sulit untuk mengetahui kemana jalan yang itu, nampaknya gunung ini belum ramai didaki oleh orang. Terbukti sepanjang perjalanan kami mendaki, tidak ditemui satupun pendaki satu jam berlalu, akhirnya kami menemukan tantangan selanjutnya. Trek gunung ini ternyata memang ekstrim, selain harus melalui trek dengan tumbuhan berduri, di trek lainnya pun kami harus menaklukan tanjakan-tanjakan yang berlumut dan miring. Kami cukup kesulitan saat mendaki karena tidak ada bantuan akar pendakian sampai puncak, kami menemui jalanan seperti itu. Waktu tempuh yang kami habiskan adalah 4 jam untuk sampai puncak, sudah termasuk menurut warga setempat, mereka hanya menghabiskan waktu 2,5 jam untuk sampai puncak D. Mungkin karena kami lamban dan banyak istirahat ya DPesona Puncak BurangrangMaaf DSejujurnya, puncak gunung burangrang tidak bergitu bagus dibandingkan dengan gunung cikuray, merbabu ataupun ciremai. Tidak saya temui indahnya berada di atas awan. Hanya saja, pemandangannya sangat enak dilihat dengan tebing-tebing dan bukit-bukit juga danau yang terlihat jelas dari puncak bayangan maupun puncak. Pemandangannya hampir mirip tebing keraton, pendaki yang ingin melakukan tik tok, bisa banget kok. Atau yang ingin menginap, bisa mendirikan tenda di puncak Biaya Mendaki Gunung BurangrangSeperti biasa, kami akan membagikan informasi biaya mendaki gunung burangrang. Biaya ini relatif ya, ini hanya kisaran biaya yang kami keluarkan. Sebagai informasi, kami hanya beranggotakan 2 orang pendaki saja, dan berangkat mendaki dari JakartaLogistik Rp. Bensin sepeda motor Jakarta - Burangrang PP Rp. tinggal dibagi kalau boncengan Biaya simaksi Rp. Tinggal dibagi Makan perjalanan Jkt - Bandung Rp. Nah, itu sedikit penjabaran biaya yang kami keluarkan. Silahkan sesuaikan dengan kelompok anda saja ya Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Mendaki Gunung Burangrang via Legok HajiAda beberapa hal yang kami akan bagikan kepada pembaca yang ingin mendaki gunung yang berada di area Cimahi, Bandung dan Purwakarta 3 Jalur pendakian yang bisa digunakan, yaitu via legok haji, via jalur komando, dan via purwakarta. Tidak ada sumber air selama pendakian, jadi usahakan bawa air secukupnya dan sesuaikan dengan kelompok anda. Saya menyarkan menggunakan kendaraan pribadi saja, karena agak susah mencari kendaraan umum. Mendaki bersama kelompok, karena gunung ini masih sepi pendaki. Jalurnya licin dan berlumut, disarankan menggunakan sepatu gunung yang safety. Menggunakan lengan panjang saat mendaki via legok haji, karena banyak ditemui tumbuhan liar yang berduri. Nah, itu dia sedikit cerita perjalanan kami saat mendaki gunung burangrang. Alhamdulillah selamat sampai tujuan, dan pulang dengan sehat. Ada yang pernah mendaki gunung burangrang? Yuk komentar di bawah Maaf, foto yang diposting sedikit karena memori kamera rusak. Cuma ada beberapa foto selfie ajah pBaca jugaFoto-Foto Keindahan Wisata Alam Tersembunyi di Kabupaten Ponorogo 5 Tipe Pendaki Gunung, Kamu Termasuk Yang Mana? Bandung memang menjadi kawasan di Jawa Barat yang cukup mengesankan. Hadir dengan banyak Gunung di sekitar yang bisa kamu nikmati dan berdiri diatas puncaknya. Salah satunya adalah Gunung Burangrang yang mempunyai ketinggian kurang lebih 2050 Mdpl. Pemandangan yang disajikan disini membuat kamu tak bisa berkedip sedikit pun lho. Diantara beberapa jalur yang ada di Burangrang, kami mencoba melalui Legok Haji yang konon menjadi tempat favorit para pendaki. Jaraknyanya bisa dikatakan lebih pandek dengan waktu tempuh yang relatif singkat. Tidak heran bila setiap sabtu dan minggu, para pendaki akan memenuhi kawasan ini. Menuju Ke Basecamp Legok Hijau Menuju ke basecamp Legok Hijau pun tidak terlalu sulit. Kamu hanya perlu naik kereta api menuju ke Stasiun Cimahi. Saat ini, sudah banyak kereta yang akan mengantarkanmu kesana. Selanjutnya, kamu bisa naik angkot hijau, turunlah dipertigaan jalan kolonel Masturi Selanjutnya, naik angkutan kuning menuju ke sekolah polisi negara. Dari sini, kamu bisa naik truck pasir atau pick up menuju ke Desa pasir Langu. Tidak ada tarif, tetapi tidak ada salahnya bila kamu kasih untuk sekedar membeli bensin. Tidak ada biaya simaksi di tempat ini. Bahkan pos Basecamp juga tidak ada. Etape 1 Pendakian Sumber Gambar Google Maps Musafir Misqueen Disini, kamu tidak bisa menemukan Pos untuk beristirahat. Oleh karena itu, bila ada lahan yang cukup luas kamu bisa istirahat sejenak disana. Menariknya dari tempat ini adalah kamu akan disajikan dengan berbagai macam ilalang dan ladang. Jalur ini memang sedikit membingungkan. Oleh karena itu, mintalah bantuan para warga untuk menunjukkan jalur penjadiaknnya. Ada beberapa orang yang bersedia mengantarkan kamu menuju jalur pendakian tanpa melewati pos Tanah Mati. Hal ini memang psotif karena bisa mempersingkat waktu. Biasanya, jasa pengantaran mulai dari 15 ribu sampai 25 ribu rupiah. Perndakian Gunung Burangrang memang sedikit sulit, dimana kamu bisa melihat begitu banyak ilalang, dan kamu harus menerjang semak-semak yang ada disini. Jaraknya hanya 100 meter. Tetapi, sudah cukup mampu membuat kamu terluka karen, banyak duri yang tajam disana. Etape 2 Pendakian Oleh karena itu, jangan lupa bawa betadine dan obat-obatan lainnya bila ingin mendaki Burangrang melalui jalan ini. Selepas dari tumbuhan berduri, perjalanan akan sedikit landai untuk 1 jam pertama. Nah, setelah itu, kamu bisa menyaksikan langsung bagaimana ekstrimnya jalur Burangrang. Sumber Gambar Google Maps Andi Susandi Hendraprawira Kamu akan disambut dengan tanjakan dengan kemiringan bisa mencapai 75 Derajat. Sayangnya, kamu tidak bisa bergantung dengan akar pohon. Jadi, setidaknya kamu harus berjalan merangkak, perlahan-lahan hingga sampai ke atas puncaknya. Jangan lupa bawa perbekalan yang cukup terutama air. Sumber Gambar Google Maps Andi Susandi Hendraprawira Karena, sepanjang perjalanan kamu tidak akan menemukan sumber air. Bila kamu berangkat pada siang hari, panas terik bisa menjadi penghalang yang cukup besar dan berat. Berhentilah bila memang harus berhenti untuk mengatur nafas. Dengan sudut kemiringan 75 derajat tanpa adanya alat bantu. Menuju Puncak Sumber Gambar Google Maps Yusup Saeful Anwar Akhirnya, setelah melakukan perjalanan kurang lebih 4 jam sampai 5 jam lamanya, kamu bakal tiba di puncak Gunung yang merupakan sisa hasil dari letusan terbesar Gunung Sunda. Banyak pendaki memilih untuk tek-tok disini. Sebenarnya, Burangrang memiliki pesona sunset yang mengesankan. Sumber Gambar Google Maps Baban Nurzaman28 Tetapi, tidak disarankan bila kamu harus memulai perjalanan malam dengan kondisi jalan seperti ini. Apalagi, banyak jalan bercabang yang sedikit membingungkan. Bisa-bisa kamu tersesat karena salah jalan. Di puncak ini areanya memang tidak terlalu luas. Hanya bisa menampung 5 sampai 7 tenda saja. Oleh karena itu, bla ingin camping diatas jangan lupa datang pagi. Sumber Gambar Google Maps Musafir Misqueen Suhu udara di Burangrang saat malam hari biasanya sangat dingin terutama di musim kemarau. Oleh karena itu, disarankan untuk bawa selimut tebal atau juga jaket agar tidak kedinginan diatas. Kesimpulan Gunung Burangrang menjadi salah satu pendakian yang cukup mengesankan. Panorama perbukitan dan kabut-kabut tipisnya menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Jangan lupa untuk bawa pakaian panjang dan juga dekker karena, tanaman berdurinya cukup membuat kamu kesakitan karena perih sepanjang perjalanan. jadi, sudah siap mendaki Gunung Burangrang? sumber gambar denden2353 instagram Gunung Burangrang merupakan salah satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda di Zaman Prasejarah. Ketinggian dari Gunung Burangrang mencapai sekitar meter diatas permukaan laut. Gunung ini adalah gunung api mati yang terdapat di Pulau Jawa. Lebih tepatnya letak Gununh Burangrang berada di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Jawa ini berada di selatan Gunung Tangkuban Perahu. Untuk menuju ke Gunung Burangrang sebenarnya ada 4 jalur yaitu Legok Haji, Pasir Kuning, Komando, dan Masjid. Namun jalur Komando dan Masjid sudah ditutup dan tidak dipergunakan lagi. Hanya bisa melalui jalur Legok Haji atau Pasir Kuning. Transportasi menuju Gunung Burangrang Untuk menuju Desa Pasirlangu tidak tersedia angkutan umum. Namun ada beberapa angkot yang melayani rute dari Kota Cimahi dan Bandung Barat menuju Sekolah Polisi Negara SPN berdampingan dengan pasar Cisarua. Tempat ini merupakan pemberhentian paling dekat dengan Legok Haji. Setelah sampai di SPN, para pendaki bisa menumpang mobil bak terbuka atau menyewa ojek di sekitar pasar untuk menuju Pasirlangu. Namun jika menggunakan kendaraan pribadi, bisa melewati ruas Jalan Raya Cimahi sebelum kemudian berbelok ke Jalan Kolonel Masturi. Postingan Direkomendasikan Setelah sampai di SPN para pendaki bisa masuk ke jalan pasar dan berbelok ke kanan mengikuti arah menuju jalur Pasirlangu. Pendakian Gunung Burangrang sumber gambar gungun_gunawan49 instagram Basecamp Legok Haji merupakan sebuah warung yang terletak di ketinggian meter diatas permukaan laut. Untuk menuju basecamp ini para pendaki bisa menggunakan kendaraan roda dua, dengan biaya parkir sebesar Rp. per motor. Namun jika para pendaki membawa mobil bisa parkir mobil di rumah warga sebelum memasuki basecamp. Biaya simaksi pendakian para pendaki hanya perlu membayar seikhlasnya saja per orang. Jalur Legok Haji memiliki 4 pos pendakian di sepanjang jalurnya. Dari basecamp kurang lebih 25 meter terdapat percabangan jalur, dimana jalur tersebut jika ke arah kanan akan menuju Curug Cipalasari. Jika menuju ke arah kiri ke jalur pendakian Gunung Burangrang. Setelah berjalan selama 5 menit dari basecamp, para pendaki akan tiba di area Tanah Mati. Tempat tersebut sering di gunakan sebagai perkemahan dengan tanaman hijau di kanan dan kiri area. Kemudian setelah berjalan selama 22 menit, tibalah di pos 1. Di sepanjang jalur pendakian via Legok Haji ini para pendaki tidak akan menemukan shelter. Penanda dari pos 1 ini yang berupa papan kayu dengan bertuliskan pos 1. Jalur menuju pos 1 vegetasi belum tampak rapat dengan trek yang masih landai dan tidak terlalu menanjak. Setelah itu lanjutkan perjalanan menuju pos 2. Untuk menuju pos 2 sudah mulai tampak tanjakan-tanjakan yang ringan. Ciri dari tanjakan Gunung Burangrang memiliki khas yaitu berada diantara akar-akar pepohonan. Di jalur ini vegetasi tanaman sudah nampak rapat dan sudah mulai masuk ke dalam hutan. Waktu tempuh dari pos 1 menuju pos 2 yaitu sekitar 15 menit. Sayangnya tidak terdapat lahan untuk digunakan mendirikan tenda dan beristirahat baik di pos 1 maupun pos 2. Lanjutkan perjalanan menuju pos 3. Waktu tempuh dari pos 2 menuju pos 3 hanya sekitar 30 menit. Mulai dari pos 2 menuju pos 3 menuju pos 4 tidak terlihat pemandangan, hanya ada jalur yang terus menanjak diantara akar-akar pohon. Sebaiknya para pendaki harus lebih berhati-hati karena jalurnya licin. Saat melintasi jalur pendakian terdapat beberapa titik yang rawan sekali terpeleset sebab di perkirakan banyak para pendaki menjadikan jalur tersebut untuk perosotan ketika turun dari puncak gunung. Hal ini menyebabkan jalur tersebut menjadi rusak dan licin. Akibatnya para pendaki yang hendak naik menjadi kesusahan. Sebaiknya para pendaki tidak melakukan perosotan ketika hendak turun dari puncak gunung. Kemudian lanjutkan perjalanan menuju pos 4. Setelah berjalan sekitar 35 menit tibalah para pendaki di pos 4. Pos 4 ini merupakan sebuah area datar namun tempat ini tidak terlalu luas sehingga tidak cocok untuk beristirahat. Tempat ini hanya bisa mendirikan 1 tenda. sumber gambar sidiklsmn instagram Lanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Burangrang. Dari pos 4 menuju puncak memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan. Di beberapa titik menuju puncak treknya landai namun di sisi sampingnya terdapat jurang yang dalam, berhati hatilah jika melintasi jalur ini. Dan akhirnya para pendaki tiba di puncak Gunung Burangrang. dari basecamp menuju puncak hanya memerlukan waktu sekitar 3 jam perjalanan. sumber gambar gugun_gunawan49 instagram Puncak gunung ini di tandai dengan tugu yang bewarna merah putih. Di atas puncak terdapat pemandangan Gunung Tangkuban Perahu dan tampak terlihat awan yang mengelilingi gunung. Puncak Burangrang ini hanya berupa tanah lapang seluas lapangan badminton. Tidak jauh dari tugu tersebut terdapat sebuah prasasti penanda batas wilayah Bandung Barat dengan Purwakarta. Puncak Gunung Burangrang terdapat juga jalur persimpangan Pasir Kuning. Jika ingin turun dari puncak arah kanan menuju jalur Pasir Kuning dan arah kiri menuju jalur Legok Haji. Di puncak terdapat area camp hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 3 menit untuk menuju area tersebut. Namun meskipun bisa untuk camp jalur menuju ke arah tersebut berkabut dan sangat riskan karena kanan dan kiri jalur terdapat jurang. 27 June 2020 0721 dok. Instagram/nurrizqi_28 — Jalur pendakian Gunung Burangrang via Legok Haji resmi dibuka kembali mulai Jumat, 26 Juni 2020. Gunung yang berada di Bandung Utara, Jawa Barat dengan ketinggian meter di atas permukaan laut mdpl itupun menerapkan persyaratan yang harus ditaati oleh para calon pendaki. Mengutip dari akun instagram mt_burangrang, berikut ini beberapa persyaratan yang harus ditaati dan dilengkapi untuk mendaki Gunung Burangrang via Legok Haji di masa kenormalan baru. 1. Wajib memakai masker, 2. Membawa hand sanitizer masing-masing, 3. Membawa surat kesehatan dari Puskesmas, 4. Tidak sedang flu, batuk atau demam, 5. Alat makan dan minum perorangan, 6. Membawa kartu identitas 1 orang 1 identitas, 7. Setiap 1 regu berisi 10 orang, dan jika lebih dari 20 orang diberangkatkan 2 kloter atau lebih, 8. Tenda kapasitas 4 orang untuk 2 orang, 9. Untuk menginap di Basecamp akan dibatasi, 10. Perlengkapan pendakian dan prosedur Basecamp yang sudah ada tetap berjalan. MC/PC Skip to content Paket WisataRental MobilSewa Bus PariwisataSewa MotorKontakTravel Blog Gunung Burangrang Mengisi waktu liburan di gunung tak hanya bisa dilakukan oleh para pendaki saja. Anda yang bukan pendaki pun bisa melakukannya loh. Seperti liburan di Gunung Burangrang ini. Wisata gunung ini terletak di sisi Utara pusat Kota Bandung. Jika dilihat dari posisi, gunung ini bersebelahan dengan wisata Gunung Tangkuban Perahu. Sayangnya keindahan alamanya dulu sering terlupakan, padahal view Situ Lembang yang cantik dapat terlihat dengan jelas dari puncak. Penasaran ada daya tarik apa saja di wisata gunung ini? Sebelum membahas soal daya tarik, mari simak info sekilas tentang gunung yang satu ini. Sekilas Tentang Gunung Burangrang Gunung Burangrang adalah satu dari rangkaian gunung di kawasan pegunungan Sunda. Dahulu, pegunungan Sunda Purba mengalami erupsi dan melahirkan beberapa gunung yang mengelilingi tanah Pasundan. Salah satu gunung yang muncul pasca erupsi adalah gunung ini. Situs gunung ini mungkin kurang populer. Meski demikian publik sangat penasaran dengan tempat wisata Bandung paling hits yang satu ini. Tak sedikit dari mereka penasaran dengan menanyakan hal-hal kecil terkait dengan gunung ini. Misal berapa mdpl ketinggian gunung ini, apakah punya kawah, daya tarik apa saja yang ada di gunung ini, dst. Menurut info dari data pegunungan di Provinsi Jawa Barat, ketinggian gunung ini mencapai mdpl. Dengan ketinggian yang lumayan ini, gunung ini tidak sering menjadi pilihan utama untuk wisata pendakian. Padahal lokasinya dekat dengan Kota Bandung dan Purwakarta. Salah satu titik akses yang sering jadi favorit wisatawan adalah via Legok Haji. Nah, dari titik Legok Haji ini, wisatawan nantinya akan mendapat suguhan view alam yang menawan. Kunjungi juga tempat populer di Jawa Barat yang lagi hits seperti Farmhouse Lembang Bandung. Daya Tarik Gunung Burangrang Ada beberapa alasan mengapa wisata gunung ini masuk dalam rekomendasi daftar wisata alam yang menarik untuk Anda kunjungi. Pertama, gunung ini masih menyimpan misteri yang selalu membuat para wisatawan sangat penasaran. Kedua, objek wisata gunung ini menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Misteri Berbicara soal misteri gunung ini, ada kaitannya dengan kisah legenda gunung ini sendiri, tepatnya legenda terbentuknya gunung ini. Konon, ini masih ada hubungannya dengan Legenda Sangkuriang. Anda tentu tak asing dengan legenda ini, bukan? Menurut kisah tersebut, Sangkuriang menendang perahu yang kemudian berubah menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Sedang pohon yang tak lain adalah material perahu juga ikut terlempar dan menjadi Gunung Bukit Tunggul yang terletak di wisata Lembang. Sementara ranting yang ikut terlempar berubah menjadi gunung ini. Panorama Alam yang Asri Semua wisata gunung pasti menawarkan keindahan pemandangan pegunungan yang memanjakan mata. Termasuk gunung ini. Anda dapat menikmati keindahan di sekitar tempat Anda berdiri. Dan puncak menjadi spot yang paling tepat untuk menyaksikan panorama alam sekitar. Puncak gunung ini sendiri tak begitu luas, hanya sekitar 25 meter persegi. Di puncak ini, terdapat Tugu Triangulasi putih dengan tinggi meter. Nah, dari area tugu ini Anda dapat melihat betapa cantiknya Kota Bandung, Kawah Putih, dll. Tak hanya itu saja, Anda juga bisa menyaksikan kawasan perbukitan dan juga gunung-gunung yang ada di Jawa Barat. Pemandangan ini terlihat semakin indah dengan hiasan atap langit biru plus gumpalan-gumpalan awan putihnya. Dapatkan dan rasakan pengalaman seru ini dengan mendatangi tempat wisata alam ini. Optimalkan momen liburan Anda dengan mendatangi tempat wisata terdekat. Fasilitas Wisata Gunung Burangrang Tersedia sejumlah fasilitas yang bisa memberikan kenyamanan kepada para wisatawan selama liburan di tempat ini. Meski tak banyak, fasilitas-fasilitas ini bisa Anda gunakan dengan layak. Seperti fasilitas area parkir yang cukup luas. Fasilitas lainnya adalah mushola sederhana yang bisa Anda gunakan untuk tempat sholat, baik sholat berjamaah maupun sholat seorang diri. Anda juga tak perlu khawatir jika perut Anda lapar tapi Anda kehabisan bekal. Ada warung makan di sekitar jalur Legok Haji. Warung makan ini hanyalah warung kecil tapi menjual makanan yang cukup lengkap. Salah satu menu wajibnya adalah Mie Kocok Bandung, salah satu makanan khas Bandung legendaris yang cocok Anda nikmati di tempat dingin. Fasilitas yang terakhir adalah camp area. Di sini, Anda bisa mendirikan tenda. Manfaatkan momen camping asik ini dengan menikmati malam bersama sahabat, pasangan, atau keluarga. Nuansa tenang begitu terasa di sini. Semakin malam, udara akan terasa semakin dingin. Oleh karenanya, siapkan secangkir minuman hangat sebagai teman’ camping Anda. Jangan lupa suguhkan salah satu oleh-oleh khas Bandung untuk pacar, bolen Bandung, sebagai pelengkap minuman hangat Anda. Rasanya yang legit pastinya cocok untuk minuman kopi hangat Anda. Harga Tiket Masuk Gunung Burangrang Tidak mahal untuk bisa melakukan kegiatan wisata petualang di sini. Tarif retribusi tiket masuk dan juga tarif parkir kendaraan relatif terjangkau. Berikut informasi terbarunya Retribusi Tarif Tiket Masuk per orang Parkir Motor per unit Parkir Mobil per unit Lokasi dan Rute Menuju Gunung Burangrang Untuk Anda yang ada agenda untuk menjajal keseruan wisata alam di gunung ini, silahkan catat alamat lengkapnya, yaitu Pasanggrahan, Bojong, Purwakarta, Jawa Barat. Jika dari Bandung, wisata gunung ini bisa diakses melalui beberapa jalan utama seperti Jalan Sersan Bajuri. Di sepanjang jalan protokol ini, Anda dapat dengan mudah menemukan pusat wisata kuliner Bandung terdekat. Hampir semua jajanan terkenal Bandung dijajakan di sini. Batagor Bandung, misalnya. Bisa juga memilih Jalan Jenderal Sudirman lalu lanjut ke Jalan Kolonel Masturi sebagai alternatif terbaiknya. Anda bisa gunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa bagi Anda yang belum memiliki kendaraan pribadi. Salsa Wisata dapat menjadi rekomendasi jika Anda memerlukan layanan paket sewa mobil murah namun berkualitas. Ada banyak pilihan tipe mobil yang bisa Anda sewa. Salah satunya adalah Fortuner VRZ yang tergabung dalam layanan paket sewa mobil Elf Bandung. Tipe mobil ini pastinya cocok untuk trek perbukitan dan pegunungan. Jam Operasional Layaknya wisata gunung pada umumnya, gunung ini dibuka untuk kegiatan pendakian dan wisata selama 24 jam. Jadi siapapun bebas berkunjung di pagi, siang, atau malam hari. Mengingat aksesnya yang cukup sulit dan fasilitasnya yang tak begitu lengkap, pastikan Anda tetap menikmati detik demi detik liburan Anda dengan menggunakan layanan paket wisata yang tepat. Salah satu rekomendasi yang terbaik adalah paket family gathering ke Bandung dari Salsa Wisata. Itulah info singkat mengenai wisata Gunung Burangrang. Tempat ini bisa jadi alternatif untuk Anda yang mengidamkan pengalaman liburan yang berbeda dan lebih menantang. Related PostsBagikan Artikel Ini Ke Page load link

gunung burangrang via legok haji